Wajib Tahu! 6 Tips Merawat Mobil Honda Tua Agar Tetap Prima
Wajib Tahu! 6 Tips Merawat Mobil Honda Tua Agar Tetap Prima

Wajib Tahu! 6 Tips Merawat Mobil Honda Tua Agar Tetap Prima

1. Lakukan Peremajaan Kompenen
Tips pertama yang wajib dilakukan ketika hendak merawat mobil tua adalah melakukan peremajaan komponen. Peremajaan komponen yang dimaksud adalah mengganti komponen yang sudah rusak dengan yang baru. Misalnya mengganti komponen kaki-kaki, mesin, sistem pendinginan mesin, dan lain sebagainya. Tujuannya agar kondisi mobil tersebut tetap terjaga dan bisa tetap nyaman dipakai. Biasanya komponen yang diganti pun umumnya memang komponen yang rusak akibat usia pakai dan masuk dalam kategori wajar.

 

2. Rutin Mengganti Oli
Sebisa mungkin pemilik wajib mengganti oli-oli yang ada di mobil secara rutin. Umumnya para pemilik mobil tua ini hanya mengganti oli mesin saja, padahal masih ada oli-oli lain yang juga wajib diganti secara berkala. Misalnya oli transmisi, oli gardan, dan minyak rem. Tujuan dari mengganti oli secara berkala dan tepat waktu untuk menjaga performa mobil tetap terjaga. Biasanya ketika baru membeli mobil tua oli-oli tersebut wajib diganti untuk mempermudah kita mengingat kapan waktu terakhir mengganti oli. Selain itu kita juga tidak pernah tahu kapan pemilik mobil sebelumnya mengganti oli.

 

3. Memeriksa Sistem Pendingin Mesin
Masalah yang kerap dialami oleh mobil tua atau yang usianya sudah lebih dari 10 tahun adalah sistem pendinginan mesin. Banyak ditemui kasus mobil tua yang mogok gara-gara mesin overheat atau terlalu panas. Untuk mencegah hal tersebut kejadian di mobil Anda, ada baiknya selalu rutin memeriksa kondisi sistem pendinginan mesin secara berkala. Misalnya Anda bisa mengganti thermostat, radiator, extra fan, visco fan, selang radiator, dan sensor-sensor yang berhubungan dengan sistem pendinginan. Sebab, masalah pendinginan mesin menjadi salah satu isu yang kerap ditakuti oleh orang awam. Umumnya mobil yang overheat ini diakibatkan oleh adanya kerusakan di bagian sistem pendinginan. Makanya penting banget buat mengecek bagian ini ya!

 

4. Membersihkan Jalur Bensin
Jalur bensin atau bahan bakar sebaiknya dicek secara menyeluruh dan akan lebih jika dibersihkan. Tujuannya untuk memperlancar suplai bahan bakar yang akan dikirimkan ke bagian mesin. Membersihkan jalur bensin lumrah dilakukan oleh para pemilik mobil tua untuk menghindari mesin mogok akibat bahan bakarnya tercampur kotoran. Anda bisa menguras tangki BBM, mengganti selang bensin, membersihkan injektor atau karburator, mengganti pompa bahan bakar, dan mengganti filter bensin. Namun cara ini menjadi salah satu tips merawat mobil tua yang biasanya dilakukan oleh para car enthusiast. Bahan bakar yang bersih juga akan membuat mesin menjadi lebih baik performanya dan tentu lebih awet usia pakainya.

 

5. Mengecek AC mobil
Tips selanjutnya dalam merawat mobil tua tentunya jangan lupa mengecek kondisi AC mobil juga ya. AC mobil penting sekali untuk memberikan kenyamanan saat berkendara. Kebayang kan kalau tiba-tiba AC mobil mati saat berkendara di siang hari terik? Duh, rasanya pasti seperti dikukus dan badan akan keringetan. Supaya enggak kejadian seperti itu, Anda juga wajib memeriksa kondisi AC mobil secara berkala. Cara termudah melakukan perawatan AC adalah dengan menguras freon dan oli kompresor secara berkala.kendara.

 

6. Mengecek Kelistrikan
Hal satu ini juga wajib di cek ketika hendak memelihara mobil tua. Kelistrikan mobil yang ideal umumnya memiliki tegangan 12,3 volt hingga 14 volt. Lebih atau kurang dari angka tersebut umumnya ada yang bermasalah di bagian kelistrikan. Cek bagian aki ataupun alternator yang menjadi penghasil listrik di mobil. Jika alternator lemah umumnya tegangan akan berkurang ketika AC dan lampu dinyalakan. Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui adanya masalah di bagian kelistrikan?


Yang pertama bisa menggunakan voltmeter yang di cek ke bagian aki ketika mobil menyala. Lihat tegangan listrik saat mobil stasioner tanpa beban dan dengan beban. Idealnya tegangan mobil tanpa beban berada di 13 sampai 14 volt. Lalu ketika beban seperti AC mobil, lampu utama, radio, wiper, fog lamp dinyalakan, usahakan tegangan tidak boleh di bawah 12 volt. Idealnya saat beban penuh tegangan mobil minimal di angka 12,5 volt. Jika berada di atas itu justru akan lebih baik. Cara kedua bisa menggunakan voltmeter yang dipasang di lubang lighter. Setidaknya kita bisa tahu kisaran tegangan yang dihasilkan saat mobil sedang menyala.

PT Megatama Mandiri – Honda Megatama merupakan Dealer resmi Mobil Honda di Indonesia.

JAM OPERASIONAL

Copyright © 2023. PT. Megatama Mandiri . All rights reserved.