Artikel

Tips Mobil Lulus Uji Emisi

  1. Ketahui Ambang Batas
    Sesuai Peraturan Mentri No. 05 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama untuk mobil mesin bensin produksi di atas 2007, ambang batas emisi gas buang di Indonesia berpatokan pada parameter karbon monoksida (CO) 1,5 persen Vol dan hidrokarbon (HC) 200 ppm Vol.
  2. Pastikan Saluran Bersih
    Pastikan saluran masuk bahan bakar dan filter udara dalam keadaan bersih karena akan berpengaruh angka HC. Komponen yang kotor dapat menghambat aliran udara masuk ke ruang mesin dimana angka HC bisa semakin tinggi karena pasokan udara yang kurang saat proses pembakaran.
  3. Pastikan Koil dan Busi
    Jangan lupa pula untuk memastikan koil dan busi selalu dalam kondisi prima ketika uji emisi sehingga proses pembakaran tidak bermasalah.
  4. Rutin Ganti Oli
    Mesin mobil wajib bekerja dalam suhu optimal saat uji emisi dengan cara memeriksa sistem pendingin dan pelumas mesin. Oli yang ikut terbakar akan meningkatkan angka CO, termasuk pula membebani kerja mesin, sehingga emisi gas buangnya sulit dikendalikan. Sensor oksigen harus dalam kondisi bersih dan tidak rusak mengingat tugasnya sangat krusial untuk menciptakan pembakaran yang sempurna. Termasuk memperhatikan kondisi catalytic converter di knalpot mobil yang bertugas untuk mengubah emisi gas buang beracun menjadi udara bersih.
  5. Mesin Harus Standar
    Yang tidak kalah penting adalah biarkan mesin dalam kondisi standar alias tidak dimodifikasi dan gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar pembarakan di dalam ruang mesin bisa berlangsung lebih sempurna. Pembakaran yang sempurna bisa menekan angka CO karena minimnya endapan karbon di ruang bakar dari sisa pembakaran yang bermasalah. Dengan terjaga efisiensi, mesin kendaran menjadi lebih irit bahan bakar dan terjaga performanya.
  6. Lakukan General Check Up dan Tune Up di Dealer Honda Megatama Group Tune up adalah treatment pembersihan part mesin juga ruang bakar dari kotoran dan kerak karbon untuk mengembalikan performa mobil. Manfaatnya :
    • Memaksimalkan performa mesin,
    • Menghindari kerusakan parah,
    • Sistem Ac dan Saringan Udara berfungsi dengan baik,
    • Memastikan komponen mesin dalam kondisi stabil,
    • Menjaga kondisi mesin agar tetap awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.